Kita percaya bahwa mentari akan kembali esok pagi, tapi tidak dengan pelangi.
Kita yakin bumi akan terus berputar, tapi tidak dengan jarak yang memisahkan kita.
Kita ibarat melodi dan lirik sebuah kidung, tapi sumbang dalam keharmonisan.
Kita bagai diksi suatu kata, tapi tak jelas alur ceritanya.
Kita seperti kumpulan awan di hari senja, tapi kabut menutup jingganya.
Kita melukis kebersamaan seperti suvarna padi, kemudian pudar saat purnama.
Kita bagai netra dan hati, saling berpadu tapi tak pernah beradu.
Kita ibarat puisi dan prosa, indah tapi tak sama.
Kita bersama berbagi tawa dan canda, tapi tak berakhir bahagia.
Kita ingat semua kenangan saat bersama, tapi lupa akan lanjutannya.
Kita sama dalam setiap kesamaan, tapi tidak dengan keyakinan. Aku yakin dengan cintamu, kau yakin dengan cinta dia.
Kita berjodoh dalam segala hal, tapi tidak dengan cinta
- Ardi Firmansyah -
@Ardfir10
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Wednesday, 20 November 2013
Tidak Dengan Cinta
Friday, 4 May 2012
Surat Kecil
Friday, 17 February 2012
JADIKAN DIRIMU BAHAGIA
Ketika masih muda, anda korbankan kesehatan untuk cari harta.
Ketika sudah tua anda korbankan harta untuk cari kesehatan. Impas, tidak ada yang tersisa.
Ketika masih muda, anda ingin kaya.
Setelah kaya, anda tidak punya waktu untuk menikmati kekayaan.
Pas punya waktu anda keburu tua,
Tidak bertenaga lagi.
Kalau begitu, apa gunanya?
Ketika masih muda, anda tidak mampu beli makanan enak. Pas punya uang,
Anda sudah terlanjur tua, tidak boleh makan enak. Lalu...???
- Yang menjadi dambaan terdalam kita adalah kebahagiaan. Ya, KE BA HA GI A AN! Nyatanya, itu tidak terletak pada timbunan harta tujuh turunan, atau pada pangkat, kuasa, dan popularitas tanpa batas. -
Source : Buku Jadikan Dirimu Bahagia, karya Theo Riyanto, FIC. Penerbit Kanisius 2006
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!